Tulisan Terbaru

Info Ringan

Tutorial Bisnis Internet

Ekonomi Bisnis

Minggu, 08 November 2009

Optimisme Presiden Agar Direalisasikan

Minggu, 08 November 2009
Selasa, 20 Oktober kemarin Susilo bambang Yuhdoyono – Boediono resmi dilantik sebagai Presiden – Wakil Presiden untuk periode lima tahun mendatang. Banyak hal unik dan menarik mewarnai pelantikan yang berlangsung di Gedung MPR DPR RI, Senayan, Jakarta itu. Mulai dari Taufik Kiemas yang ‘keselo lidah’ hingga pidato SBY yang mendapat pujian dari semua kalangan.

Mencermati pidato SBY, optimisme dan semangat untuk maju terpancar dari kata per kata yang disampaikan oleh SBY yang terpilih untuk kali keduanya sebagai presiden itu. Mulai undangan dari negara sahabat hingga politisi dari partai ‘berhaluan keras’ seperti PDIP seolah tak kuasa untuk mengucapkan pujiannya terhadap pidato SBY.

Politisi Golkar yang juga calon Menteri Kelautan dan Perikanan, Fadel Muhammad memuji optimisme SBY terhadap pertumbuhan bangsa, dan komitmen SBY untuk terus menjaga kepercayaan dunia internasional dengan menerapkan politik luar negeri bebas aktif secara konsisten.

"Indonesia akan menjalankan all directions foreign policy. Indonesia juga akan menerapkan nasionalisme yang sejuk dan penuh persahabatan, serta internasionalisme yang dinamis guna mewujudkan tatanan dunia yang lebih baik," ujar SBY dalam pidato pelantikannya pagi kemarin.

Sekjen PDIP Pramono Anung yang berasal dari partai rival politik SBY dalam pemilu, juga menyatakan apresiasinya. Menurutnya, pidato SBY cukup menyentuh hal-hal substansial dan memberi harapan bagi bangsa. "Tinggal bagaimana merealisasikan janji-janji tersebut kepada rakyat," kata Pramono.

Hal senada juga dikemukakan Puan Maharani, putri Megawati. Dia mengakui pidato SBY cukup baik karena menegaskan bahwa demokrasi yang berjalan saat ini merupakan kemenangan bersama rakyat. Puan bahkan yakin bahwa kinerja bangsa lima tahun ke depan akan lebih baik, dan pemerintah akan berhasil. "Itu karena SBY sungguh-sungguh ingin menyatukan seluruh elemen bangsa," kata Puan.

Kita sebagai rakyat tentu ikut bangga dan terharu atas apa yang disampaikan oleh Presiden. Apa yang disampaikan oleh SBY dalam Pidato Awal Jabatan Presiden RI 2009 – 2014 itu hendaknya juga mampu meresapi dan tertular oleh semangat optimisme yang terpancar dari pidato itu. Apalagi, saat ini negeri ini seolah tak pernah henti dilanda bencana. Sedang dari luar negeri, kita juga dihadapkan pada sejumlah masalah klasik yang masih belum terselesaikan, terutama sengketa dengan negara serumpun maupun persoalan TKI di luar negeri.

Namun, seperti yang dikatakan oleh Pramono, dan juga harapan 250 juta rakyat Indonesia, hendaknya apa yang diucapkan oleh Presiden SBY itu mampu direalisasikan. Bukan hanya sekedar retorika manis di mulut. Bangsa ini sudah kenyang dengan janji-janji memabukkan namun jarang yang bisa terwujud atau diwujudkan oleh sang pemberi janji.

Kita sama-sama berharap, tekad SBY beserta jajaran pemerintahan yang sedang dibangunnya itu benar-benar diikuti dengan keseriusan dan kesungguhan dalam merealisasikan hal itu. Kita semua tahu, SBY memang elok dalam beretorika, sebaliknya kita sangat berharap, kinerja di lapangan juga sesuai dengan reotrika itu. Jangan ada lagi anggapan yang mengatakan, presiden memang memiliki kemampuan mengartikulasikan idenya dalam pidato, tapi masih lemah dalam membuktikannya di lapangan.


Related Posts



0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © Vox Populi Vox Dei | Powered by Blogger | Template by Blog Go Blog