Tulisan Terbaru

Info Ringan

Tutorial Bisnis Internet

Ekonomi Bisnis

Minggu, 08 November 2009

Kesiapsiagaan Mudik

Minggu, 08 November 2009
Arus mudik secara nasional pada tahun ini diperkirakan mengalami peningkatan sekitar 10-15 persen. Hal itu dikatakan oleh Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal beberapa waktu lalu. Tentu peningkatan arus mudik itu juga terjadi di Sumatera Barat. Karena dengan tradisi merantaunya, sangat banyak warga Sumbar yang berada di luar Sumbar akan mudik ke kampung halamannya untuk merayakan idul Fitri bersama sanak saudara.

Peningkatan arus mudik itu tidakd apat tidak harus diiringi dengan kesigapan pemerintah untuk mempersiapkan sarana jalan dan transportasi agar para pemudik yang dapat dipastikan menggunakan transportasi darat menuju kampung halamannya masing-masing menjadi aman dan nyaman selama perjalanan.

Bersyukur bahwa kondisi itu telah diwaspadai oleh Dinas Prasarana Jalan Tata Ruang dan Permukiman (Prasjan dan Tarkim) Sumbar. Dinas yang dikomandani oleh Doddy Ruswandi itu mengakui bahwa pihaknya telah mempersiapkan personil dengan alat kerja lengkap sebagai upaya antisipasi terja dinya kemacetan lalu lintas yang diakibatkan adanya kerusakan jalan lintas provinsi.

Jalan, terutama di saat terjadinya arus mudik, memang merupakan suatu hal yang sangat vital dalam persoalan transportasi. Apalagi, sejumlah ruas jalan di Sumbar berada dalam kondisi yang belum bisa dikatakan cukup bagus. Di samping itu, sejumlah jalur jalan di Sumbar juga berada pada titik-titik rawan bencana alam seperti tanah longsor. Sebut saja misalnya di kawasan Lembah Anai dan Sitinjau Laut.

Kesiapsiagaan Dinas Prasjal dan Tarkim itu diperlihatkan dengan menempatkan personil dengan alat berat pada 10 jembatan nasional dan 9 jembatan provinsi. Dengan demikian, jika terjadi kemacetan tentu dapat teratasi dengan cepat. Kemacetan harus cepat diatasi, apabila dibiarkan terlalu lama akan sangat merugikan pemudik yang butuh waktu cepat agar dapat berkumpul bersama keluarganya masing-masing.

Oleh karena itu, kita cukup bisa menarik nafas lega jika memang benar bahwa Dinas Prasjan dan Tarkim Sumbar sudah mengantisipasi hal itu dengan mempersiapkan personil dan alat kerja lengkap. Sehingga, jika suatu saat musibah terjadi, misalnya tanah longsor akibat cuaca yang sering hujan deras beberapa hari terakhir ini, dampak yang ditimbulkannya dapat diatasi segera. Meski demikian, tentu kita sama-sama berdoa agar hal buruk itu tidak akan terjadi.

Satu hal yang tentu juga harus disadari bersama, persoalan mudik bukanlah tanggung jawab Dinas Prasjal dan Tarkim saja, namun lebih dari itu arus mudik yang terjadi sekali setahun ini merupakan persoalan kompleks yang melibatkan semua pihak dan intsnasi terkait seperti Dinas Perhubungan dan pihak kepolisian.

Maka dari itu, dalam mengatasi persoalan mudik yang juga menjadi prioritas bukan hanya kelancaran transportasi bagi para pemudik namun juga persoalan keselamatan para pemudik itu sendiri. Dalam hal ini, Dishub mendapat ‘porsi’ yang tak kalah ‘besarnya’ dalam memprioritaskan keselamatan para pemudik.

Di antaranya adalah meneliti kelaikan armada bus dan angkutan lainnya yang menjadi andalan bagi pemudik agar kecelakaan di jalan raya yang sudah tak terhitung kalinya terjadi di Sumbar dan menimbulkan korban jiwa bisa diminimalisasi.

Jika merujuk pada Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang disahkan pada 22 Juni 2009, maka setidaknya ada dua institusi yang terlibat dalam hal ini, yakni pihak kepolisian, seperti SIM, STNK, dan kelengkapan lainnya, serta manajemen transportasi, pengelolaan, dan tanggung jawabnya berada di Dinas Perhubungan, misalnya terminal dan jembatan timbang.

Oleh karena itu, semua pihak dan instansi terkait harus benar-benar serius dalam mempersipkan arus mudik kali ini. Kita tentu tidak ingin mendengar terjadi hal-hal buruk yang menimpa para pemudik akibat kelalaian dari dinas terkait tersebut. Kita sangat berharap, mudah-mudahan mudik pada tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman.


Related Posts



0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © Vox Populi Vox Dei | Powered by Blogger | Template by Blog Go Blog